Kerjasama yang dirintis oleh Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UMSurabaya akhirnya benar-benar terrealisasi. Peristiwa tersebut dapat dilihat dari kegiatan pelepasan keberangkatan 4 mahasiswa yang telah lolos mendapatkan beasiswa untuk mengikuti Students exchange program di Faculty of Nursing (FoN) Khon Kaen University (KKU) Thailand selama satu bulan (10 Oktober s/d 10 Nopember 2013).

Acara pelepasan keberangkatan mahasiswa dilaksanakan pada pukul 12.00-12.30 WIB di ruang kerja Rektor UMSurabaya. Acara tersebut bagi kami sangat istemewa, penuh hikmat dan keharuan karena dengan dihadiri lengkap pimpinan universitras diantaranya Rektor, semua Wakil Rektor, Dekan Fakultas dilingkungan UMSurabaya, dan tentunya pimpinan fakultas dan semua Kaprodi di lingkungan FIK UMSurabaya.

Menurut laporan dekan FIK yang disampaikan oleh Plt. Dekan Mundakir, S.Kep., Ns., M.Kep, bahwa kerjasama dengan KKU tersebut sudah berproses sejak tahun 2012. Diawali dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Stikes Muhmamadiyah Pekajangan Jawa tengah kemudian dilanjutkan dengan penandanganan Memorandum of Agreement (MoA) yang dilaksanakan di FoN KKU pada tanggal 10 Juni 2013. Kemudian menindaklanjuti MoA tersebut pada tanggal 17 Juni 2013 FIK UMSurabaya diadakan kerjasama Workshop Joint Research yang dihadiri oleh President AINEC Prof. Elly Nurrahmah, DNSc dan Dekan FoN KKU Prof. Khanitta Nun Taboot, serta tujuh Resercher dari FoN KKU.

Disamping itu, bentuk kerjasama lain yang tertuang dalam MoA adalah peningkatan kualitas SDM mahasiswa maupun dosen. Dengan semangat yang kuat dari pimpinan fakultas dalam menjalin komunikasi dengan FoN KKU dan dukungan pimpinan UMSurabaya maka program peningkatan kualitas mahasiswa dalam bentuk Internship Exchange Student dapat dilaksanakan.  Sementara untuk peningkatan kualitas SDM bagi Dosen dalam bentuk studi lanjut masih dalam proses realisasi, “Insya-Allah tahun depan 2014 staf dosen FIK sudah ada yang studi lanjut di FoN KKU baik pada jenjang Magister (S2) maupun program PhD (S3)” terang Mundakir yang juga Wakil Dekan I bidang Akademik, Kemahasiswaan dan kerjasama FIK UMSurabaya tersebut.

Sementara itu, Dr. dr. Sukadiono, MM, Rektor UMSurabaya, dalam pengarahannya menyampaikan bahwa UMSurabaya terus berbenah dan menyiapkan diri untuk menjadi Universitas Islam yang unggul, terbuka dan berkemajuan yang salah satu bentuknya adalah membuka diri dan terus mendorong program studi maupun fakultas di lingkungan UMSurabaya untuk kerjasama dengan Perguruan Tinggi Luar Negeri. “apa yang sudah dilakukan oleh FIK saat ini merupakan awal dan contoh yang baik bagi fakultas lain” papar Dr. Suko yang juga mantan Dekan FIK ini.  

Acara pelepasan keberangkatan mahasiswa peserta SE ini diakhiri dengan Doa yang disampaikan oleh Ust. Dr. Mahsun, M.Ag. setelah itu secara berurutan keluar ruangan untuk berpamitan diawali oleh Dosen pendamping dan mahasiswa peserta Students Exchange.

Mengapa Kerjasama dengan Khon Kaen University?
Secara geografis, Khon Khaen adalah wilayah Thailand yang terletak di ujung Utara. Jarak tempuh dengan kendaraan darat dari bandara Don Meuang Bangkok dengan Khon Kaen sekitar 7 jam, sementara dengan pesawat yang hanya sekali penerbangan sehari memerlukan waktu 55 menit. Jarak tempuh tersebut menggambarkan bahwa Khon Kaen adalah kota pinggiran yang jauh dari pusat kota Bangkok.

Disisi lian, meski jauh dari pusat keramaian kota, KKU adalah university ideal untuk studi. Sebagai Public University, KKU adalah universitas besar dengan fasilitas yang cukup lengkap. Menempati tanah seluas 900 hektar, dengan 17 fakultas, 25 Gedung,dengan 27,449 mahasiswa dan asrama mahasiswa yang cukup representatif. Meski tidak semua mahasiswa menempati asrama, namun dapat dipastikan mahasiswa dari luar negeri pasti kerasan tinggal di asrama. “wah kamarnya kayak hotel pak…” komentar Nata salah satu peserta exchange students ketika memasuki kamar asrama. Kamar dengan luas sekitar 4×5 m tersebut terdapat dua tempat tidur, 2 meja belajar, dua almari, kulkas, TV, ber-AC, dilengkapi kamar mandi dalam dengan shower air hangat dan dingin serta ada tempat untuk sekedar mengeringkan handuk.Selain kamar yang representatif, asrama juga dilengkapi dengan dapur yang bersih dan cukup lengkap sehingga mahasiswa bisa masak sendiri. Tempat masak tersebut terdapat disetiap lantai asrama, sementara dapur yang khusus untuk mahasiswa muslim juga disediakan di lantai 3 termasuk mushola. 

Dalam hal pembelajaran, kualifikasi, kualitas dan kuantitas dosen sangat meyakinkan. Saat ini jumlah dosen di FoN KKU sudag mencapai 108 orang dengan kualifikasi 18 orang professor,  lebih dari 60 orang sudah bergelar Doctor/PhD, dan sisanya masih Magister (S2) Keperawatan. Dengan kualifikasi dosen seperti itu, bisa dikatakan FIK UMSurabaya masih jauh dibawahnya.  Sehingga sangat beralasan bila FIK UMSurabaya ingin menjalin kerjasama dengan FoN Khon Kaen University Thailand, belum lagi termasuk fasilitas lain seperti, perpustakaan, laboratorium, dan transportasi.

No English, No Computer, No Future
Tulisan tersebut saya temukan ketika saya dan empat mahasiswa memasuki ruangan Ajarn Roose Leice, dosen bahasa inggris yang mendampingi kami untuk orientasi kampus. Ketika saya tanyakan kenapa anda menempel tulisan tersebut di pintu masuk ruangan anda? Dosen yang asli orang Inggris tersebut beralasan bahwa bahasa inggris adalah kemampuan dasar yang harus di kuasai mahasiswa untuk mampu bersaing di era global. Dia kemudian mengingatkan tentang ASEAN Community tahun 2015 yang akan segera berlaku. Di KKU bahasa Inggris di ajarkan di setiap semester sehingga kemampuan english mereka relatif lebih baik. Selain di ajar langsung oleh orang inggris para mahasiswa juga bisa berinteraksi setiap saat dengan Native english.  Kesadaran dan spirit No English, No Computer, No Futureitulahyang perlu disampaikan kepada seluruh mahasiswa  supaya  mereka mampu berkompetisi didunia kerja baik tingkat nasional maupun internasional.(Nda)

Leave a Comment