Dari beberapa tahun terakhir ini sering kali kita mendengar berita keracunan yang disebabkan karena factor kurangnya masyarakat dalam informasi dan edukasi dini tentang kesehatan.Misalnyaseperti kasus keracunan minuman keras cukrik di Mojokerto hingga kasus yang sampai sekarang tak kunjung usai yaitu racun Sianida yang ada di kopi Mirna. Perlu diketahui sebagai Analis Kesehatan, sangat penting sekali sebagai penunjang dalam bidang penentuan keracunan. Dalam menyikapi hal tersebut, tenaga kesehatan perlua danya informasi lanjutan mengenai K3 di dalam Laboratorium. Oleh karena itu, HIMA D3 Analis Kesehatan Universitas Muhammadiyah membuat suatu kegiatanya itu Talkshow Ilmiah dengan tema “untuk

Dalam acara tersebut diisi oleh pemateri-pemateri yang concern dalam bidangnya, Pemateri pertama dibawakan oleh Bendrong Moediarso, dr.Spf.SH ,beliau merupakan dokter spesialis di bidang forensik di RS. DR. Soetomo Surabaya . Inti materi yang beliau sampaikan adalah Toksikologi ada dua yaitu Toksikologi Umum dan Khusus, beliau menjelaskan Toksikologi umum terlebih dahulu secara rinci kemudian dilanjutkan dengan Toksikologi Khusus yang spesifik diKeracunan pada Sianida. Pada materi Toksikologi khusus ini beliau menjelaskan bahwa ada banyak senyawa yang menyebabkan keracunan bagi tubuh yang sudah beredar di masyarakat luas, untuk itu pada materi ini sangat ditekankan penjelasannya pada penunjang pemeriksaan di Laboratorium. Selanjutnya pada Talkshowmateri kedua lebih ditekankan pada K3 ( Kesehatan,KeselamatanKerja ) di laboratorium. Materi kedua ini dibawakan oleh Dra.Wahjuni Widajati, Apt. Beliau bekerja di BPOM Surabaya. Materi yang beliau sampaikan sangat melengkapi sekali berhubung materi K3 sendiri sudah didapatkan Mahasiswa D3 Analis Kesehatan dari semester 1. Kegiatan ini sendiri merupakan kegiatan dimana Mahasiswa semester 1,3 dan 5 diwajibkan untuk mengikuti dikarenakan pembahasan materi yang sesuai dengan kurikulum per kuliahan. Mahasiswa juga diwajibkan aktif dalam acara diskusi panel karena denganmengajukan pertanyaan yang mereka ingin ketahui mereka mendapatkan ilmu atau informasi yang tidak di dapat di perkuliahan.

Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya Dr. Nur Mukarromah M.Kes menambahakan bahwa kajian ilmiah seperti ini sangat penting diikuti oleh mahasiswa,  selain menambah nalar kritis dan keilmuan mahahasiswa kegiatan tersebut juga bisa dimanfaatkan sebagai bentuk kajian awal untuk dilakukan berbagai macam penelitian sesuai dengan bidang keilmuan analis kesehatan, dari kajian tersebut baik mahasiswa ataupun dosen sangat mungkin menemukan fenomena-fenomena baru untuk dijadikan tema penelitian lebih lanjut.

Leave a Comment